Translate

Senin, 10 Desember 2012

Tips Singkat Ganti Warna di Background Foto

Step 1

Aktifkan foto yang akan digarap, tampilkan palet Layer dengan mengakses menu Window > Layers.






Setelah palet Layers muncul, klik-ganda thumbnail Background yang terdapat di dalam palet layers, ketika muncul, konfirmasi New Layer, klik OK.



Step 2

Aktifkan tool Magic Wand dari toolbox, lalu klik di warna background yang ingin dihapus. Ketika muncul “semut berbaris” sebagai indikasi area yang terseleksi. Tahan shift + klik untuk menambah seleksi di area yang belum terseleksi.




Step 3

Beralih ke palet Layers, lalu terapkan Masking dengan mengklik tombol Add Mask yang terdapat di bagian bawah palet Layers, maka objek akan hilang dan yang terlihat hanya warna background. Agar objek yang terlihat, akses menu Image > Adjustment > Invert untuk membalik masking.



Step 4

Akses menu Select > Refine Edge... Ketika muncul Refine Edge Editor, secara default tool terpilih, sapu di sisi objek yang masih terdapat sisa warna background. Jika sudah, klik OK untuk mengakhiri langkah ini.






Step 5

Selanjutnya Anda bisa memasukkan gambar atau membuat layer warna dan disisipkan ke bawah layer objek.

Tips:

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, hindari warna putih, abu-abu atau hitam, namun gunakan background berwarna cerah yang berbeda dengan warna objek.

Dari : Detik inet

Jumat, 23 November 2012

Masih Berhubungan Baik Sama Mantan?





“Tapi, kita masih bisa temenan, kan?”
Kalimat di atas itu seringkali jadi penghancur hubungan kamu di kemudian hari. Pernah kamu alami atau nggak, tapi masih berhubungan baik sama mantan bisa jadi boomerang buat diri sendiri.
Sederhananya gini. Coba deh kamu bayangin kamu punya pacar (bayangin aja dulu, punya benerannya bisa belakangan), tapi pacar kamu masih baik-baik dan malah akrab sama mantannya. Gimana perasaan kamu? Gak bisa dimungkiri, pasti ada rasa cemburu, bahkan cenderung gedeg ngeliatnya.
Atau sekarang kamu jomblo, jadi tenang-tenang aja mau masih deket dan akrab sama mantan kek, mau nggak kek. Tapi suatu saat nanti pastinya kamu bakal pengen punya pacar, dong? Buat yang kamu sekarang akrab-akrab aja sama mantan dan masih jomblo, siap-siap aja semuanya bakal berubah pas nanti kalo kamu punya pacar (kalo, ya, sekali lagi kalo).
Biasanya yang masih berhubungan akrab sama mantan, itu jaga-jaga biar gampang nanti kalo pengen balikan.
Nggak, bukannya harus putus silaturahmi sama mantan. Tapi kamu mesti punya batasan-batasan. Biasanya sih awal bencana itu dimulai dari ketika dia nanya, “[masukkan nama mantan di sini] siapa sih?” Serba salah. Mau kamu jawab mantan, dia pasti ngambek. Mau dibohongin juga pasti dia bakal tau sendiri.
Jangan sampe ada kalimat seperti “Kamu kok gak ngehargain aku sebagai pacar kamu?”, atau “Kamu pilih aku atau dia?!”, bahkan “Kalo masih ngarep, balikan aja sana!!!”.
Karena dalam setiap hubungan asmara, mantan adalah salah satu hal paling sensitif. Salah satu hal yang pertama kali dikepoin pas pertama kali punya pacar adalah ya mantan-mantan itu, bahkan sebelum jadian aja biasanya udah dikepoin duluan siapa aja mantannya dan gimana pas pacarannya.
Seperti gue bilang sebelumnya, hal yang berhubungan sama mantan itu sensitif banget dalam sebuah hubungan. Makanya, semakin banyak kamu punya mantan, semakin banyak pula ‘ranjau’ pas nanti kamu pacaran. Punya mantan berarti harus mengeliminasi beberapa hal tertentu untuk menjalani sama gebetan/pacar yang sekarang.
Misalnya kamu punya mantan, dan kamu punya kenangan sama dia ke Puncak dan memlihat paralayang. Nah, karena kamu udah mantanan, jadilah hal itu gak bisa kamu lakukan ke orang yang lagi deket sama kamu sekarang, karena cepat atau lambat dia akan tau. Pasti dia akan kepoin.
Apalagi kalo sampe dia tau setelah kamu melakukan hal yang sama seperti yang pernah kamu lakukan sama mantan. Jenggot kamu bisa kebakaran.
Kondisinya cuma bakal ada dua, kamu yang bakal keganggu alias ‘dihantui’ mantan nantinya, atau sebaliknya.
Jadi, coba deh pikir-pikir dulu. Kalo mau tetep temenan sama mantan, mending gak usah deh kalo kira-kira gak ada rencana bakal balikan.
Ya kalo kamu masih berhubungan baik sama mantan dan itu belum pernah ngeganggu hubungan kamu yang sekarang, itu berarti kamu orang yang beruntung. Atau belum datang aja sih waktunya.
Jangan sampai masa lalumu membuat masa depanmu lepas berlalu.
Karena masa lalu dan masa depan seringkali bertabrakan di masa sekarang.
Jadi, siapa aja yang pernah ngerasain mantan itu hal yang sensitif dalam hubungan? Atau malah ada yang gak pernah ‘direcokin’ mantan?

Senin, 29 Oktober 2012

Root Android



Apa itu Root?
Semua hal yang paling banyak di bahas dalam OS Android adalah ‘Root’. Beberapa orang ada sedikit rasa takut untuk melakukan root ini pada HH nya.
Sebetulnya Apakah root itu dan seperti apa resikonya ?.
Root artinya adalah memodifikasi Android sehingga memberikan pengguna akses penuh ke handphone Android. Mirip perintah Run as administrator di Windows ataupun mengetikkan perintah sudo di terminal Linux. Jika HH sudah di root, maka kita bebas untuk masuk ke dalam sistem dan mengubahnya.
Tetapi sebaiknya, sebelum anda melakukan root ada baiknya lihat kelebihan dan kekurangan dari root itu sendiri.

Kekurangan Root Android
- Dapat menghilangkan garansi handphone, Root itu diibaratkan seperti “segel garansi”.dan jika segel di anggap sudah rusak,maka garansi tidak berlaku lagi.Tapi jangan khawatir,walaupun HH sudah di lakukan Root bida dikembalikan lagi dan dihilangkan root nya dengan cara melakukan Proses yang dinamakan Unrooting, caranya akan dibahas pada postingan berikutnya.
- Masalah keamanan, dengan melakukan Root, maka aplikasi-aplikasi malware seperti virus atau Trojan dapat dengan mudahnya masuk ke file sistem dan melakukan pengrusakan atau melakukan pencurian data-data pengguna. Tapi tenang, di Android Market sudah banyak sekali berbagai Anti Virus dan sebagainya.

Keuntungan Root Android
- Dapat Menginstall Aplikasi yang Membutuhkan Akses Root, Berbagai aplikasi untuk tweaking ada yang membutuhkan Proses root untuk bisa mengakses sistem.
- Dapat melakukan pengaturan untuk memaksimalkan kinerja ponsel, Salah satu pengaturan yang dapat dilakukan adalah overclock processor.
- Dapat Uninstall Aplikasi Bawaan Pabrik, Dengan melakukan root, kita dapat melakukan uninstall aplikasi-aplikasi bawaan pabrik yang tidak berguna dan hanya memenuhi memori telepon. Namun, jika Anda berniat melakukan hal ini sebaiknya berhati-hati, karena jika salah uninstall dapat menyebabkan kinerja handphone menjadi tidak sempurna. Sebaiknya jangan dilakukan bila tidak terlalu diperlukan.
- Dapat meng aktifkan aplikasi hanya di instal di eksternal SD Card saja, terkadang ada aplikasi yang hanya bisa di instal di memory internal dan ini bisa memenuhi memory.Tapi jika HH sudah di root, kita bisa memindahkannya dengan berbagai cara yang akan dibahas di postingan selanjutnya.
- Dapat memainkan Game HD,aplikasi yang bisa digunakan seperti Chainfire 3D.
Dan masih banyak lagi keuntungan jika HH sudah di root.


Selasa, 27 Maret 2012

Si Burung Jantan dan Burung Betina

Dulu aku mengagumi burung betina yang manis itu …
Yang begitu indah bersama sang jantan …
Sekarang …
Si burung betina telah pergi dengan burung jantan lain …
Disana tertawa bahagia …

Tahukah dia, bahwa si burung jantan sedang jatuh bangun menahan sakitnya??
Merindukannya?? Merintih dalam kesedihannya?? Terjebak dalam rasa cintanya
Ah, sayangnya aku tidak mengetahui pemikiran si burung betina …

Dan Sekarang aku sudah tidak silau keindahan si burung betina lagi ...
sumber: Facebook

Jumat, 20 Januari 2012

7 Alasan Kamu Harus Move On

DULU, putus cinta berarti mengucapkan selamat tinggal, menyimpan surat-surat lama, dan menjauh dari kehidupan si dia. Namun kini, teknologi membuat Anda hampir tidak mungkin benar-benar berpisah dengannya.

Teknologi masih memungkinkan Anda “bertemu” dengannya; Anda masih bisa mengecek profil Facebook-nya. Memang, mudah untuk menghapusnya dari daftar teman-teman Anda, tetapi akankah rasa cinta itu pulih sekejap saja?

Simak tip menyembuhkan hati dan move on dari hubungan masa lalu di tengah gempuran teknologi. Berikut, seperti diulas beberapa pakar hubungan pada Your Tango.

Tak perlu sedih terlalu lama

Kesedihan, kemarahan, dan penyesalan merupakan komponen alami dari proses berduka, tapi sulit untuk melewati perasaan-perasaan jika Anda terpaku pada mantan kekasih.

"Manfaat utama dari putus dengan mantan adalah menyingkirkan emosional yang terus menempel dalam dalam diri kita. Menghindari tetap berhubungan selama fase penyembuhan adalah cara terbaik untuk membuat mereka keluar dari pikiran, sehingga Anda bisa terus maju," kata pakar kencan, Mick Lolekonda.

Secara emosional berhubungan kembali dengan diri sendiri

Setelah mantan kekasih benar-benar keluar dari kehidupan Anda, Anda akan menemukan bahwa ia akan mulai surut dari pemikiran Anda. Kejelasan emosional akan membantu Anda memutuskan apa yang harus dilakukan selanjutnya.

“Tetap berhubungan dapat memperlambat proses penyembuhan, yang meliputi mengenal diri, serta menjadi lebih terpusat dan sehat untuk hubungan berikutnya," ujar Mick.

"Jika Anda tidak berfokus pada diri sendiri, bagaimana Anda bisa tahu apa yang Anda perlukan untuk menyembuhkan luka hati?," sahut pakar hubungan Jennifer Tardya.

Untuk menghindari sosok sempurna mantan atau hubungan terdahulu

Ketika Anda merasakan sakit dari hubungan yang gagal, akan mudah mengingat momen-momen indah dan menghadapi ketidaksempurnaan kekasih Anda kini.

"Jika Anda berpegang pada masa lalu, Anda mungkin menempatkan mantan pada tempat yang tidak layak. Anda tidak akan benar-benar terbuka untuk hubungan baru yang sehat bila Anda belum sepenuhnya menutup pintu di masa lalu," kata pakar kencan Julie Leptospira.

Tidak tergoda status “sekadar teman”

Godaan untuk menjadikan mantan kekasih menjadi "sekadar teman" sangat besar bagi mereka yang baru putus cinta. Alih-alih demikian, kebanyakan mereka akan lebih sulit untuk sembuh dari sakit putus cinta.

"Saya selalu merekomendasikan pasangan untuk memiliki jeda segera setelah break-up tanpa komunikasi sama sekali. Anda dapat menjalin persahabatan kapanpun setelah itu, jika Anda berdua menginginkan," kata psikolog Dr Amy Johnson.

Memotong hubungan tidak mudah jika Anda bekerja di perusahaan atau memiliki kelompok pertemanan yang sama. Jika Anda harus melihat mantan kekasih, minimalisir kontak sebanyak mungkin, dan hanya lanjutkan interaksi normal setelah rasa sakit itu hilang.

Untuk harga diri dan pandangan positif yang lebih baik

"Hubungan berakhir, maka segalanya sudah berakhir. Bertahan dengan kehancuran hanya akan merendahkah harga diri Anda dan segala hal yang Anda miliki untuk diri sendiri," kata Dr Amy.

Jika Anda berusaha menghentikan—termasuk bayangan soal mantan—dalam kehidupan sehari-hari, "Itu artinya, semua kata-kata negatif dan keluhan tentang mantan tidak akan menjadi bagian dari kosa kata sehari-hari Anda," kata Julie.

"Melepaskan hubungan yang buruk berarti Anda mulai berpikir lebih positif tentang diri dan harga diri Anda," lanjutnya.

Untuk menemukan hubungan baru yang tepat untuk Anda

Meskipun mantan menjadi cinta dalam hidup Anda, kenyataannya hubungan dengannya tidak berjalan mulus karena suatu alasan. Jika Anda menemukan diri terperangkap dalam sindrom "he is the one", perlu diingat bahwa "the one" tidak akan mematahkan hati Anda sehingga berakibat buruk bagi hubungan.

"Dengan tetap berhubungan dengan mantan, Anda tidak akan bisa berdiri sendiri. Ini jelas tidak adil bagi kekasih baru ketika Anda masih mengenang sang mantan," kata Julie.

Dr Amy membandingkan kencan bak berbelanja pakaian. "Anda tentu tidak harus membeli setiap pakaian yang Anda coba. Inti dari mencoba adalah menguji seseorang sebelum Anda berkomitmen dengannya. Jika ia tidak cocok, Anda hanya tinggal pergi darinya, tidak perlu memaksakan diri harus cocok atau membuat hubungan tetap langgeng."

Mengeluarkan sisi baik Anda sebelum memulai hubungan baru

Meskipun Anda memulai hobi atau kegiatan baru untuk melupakan mantan, Anda akan menemukan kesenangan baru hingga bisa cepat melupakan mantan ketimbang tidak melakukan apapun.

"Banyak penulis besar, pengusaha, dan aktivis menemukan gairah kembali usai melalui masa sulit, termasuk saat putus cinta. Pikirkan hal ini sebagai kesempatan untuk 'melakukannya dengan lebih baik' di lain waktu," tutur Dr Amy.

“Tidak ada hubungan yang membuang-buang waktu, meski akhirnya putus. Setiap hubungan adalah kesempatan untuk menumbuhkan cinta kasih, proses pendewasaan diri, dan belajar hal-hal yang akan Anda gunakan untuk meningkatkan hubungan di masa depan,” tukasnya.

sumber : okezone